Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Special Bulan Juni : Menyuarakan Kesehatan Mental Pria Lewat Film-Film Drama Penuh Makna

Gambar
  Bulan Juni memang akan segera berakhir, tapi bukan berarti peringatan penting ini juga ikut berakhir. Bulan Juni diperingati sebagai Men’s Mental Health Month , sebuah momen penting untuk mengangkat kesadaran akan isu yang sering kali terpinggirkan, yaitu  kesehatan mental pria . Dalam banyak budaya, laki-laki menghadapi tekanan emosional dan tantangan psikologis yang sering kali tersembunyi di balik stereotip maskulinitas yang di mana mereka diharapkan menjadi kuat, tak tergoyahkan, dan tidak boleh menunjukkan emosi. Namun kenyataannya, di balik sikap tenang dan senyap itu, sering tersembunyi luka yang dalam dan pertempuran batin yang tak terdengar. Melalui medium film, banyak sineas telah mencoba menyuarakan sisi rentan laki-laki. Berikut ini adalah 5 film drama pilihan yang menampilkan perjuangan laki-laki dalam menghadapi trauma, kesedihan, dan pergulatan emosi , yang sangat relevan dalam konteks peringatan kesehatan mental pria. 1. Ordinary People (1980) šŸŽ„Sutradara ...

Review Film Comme mon fils (2023) : Sebuah Drama "Ayah-Anak" yang Hangat dari Kisah Nyata

Gambar
  Image : Like My Son (2023)/TMBD Film Comme mon fils (2023) adalah film asal Prancis yang saya tonton baru-baru ini. Film ini cukup menarik perhatian saya karena premisnya yang menyentuh dan penuh emosi, yaitu tentang seorang pencuri yang secara tidak sengaja merawat seorang anak laki-laki berusia 7 tahun setelah ditinggal oleh ibunya. Yang membuat film ini semakin menarik, kisahnya diangkat dari kisah nyata. Saya pribadi selalu tertarik dengan film yang mengangkat tema hubungan antara pria dewasa dan anak kecil dalam kondisi yang tidak biasa. Sebelumnya, saya pernah menonton A Perfect World (1993) dan Lost In The Sun (2015), dua film dengan tema serupa yang juga sangat saya sukai. Dalam ketiganya, daya tarik utama terletak pada chemistry antara si pria dan si anak, hubungan yang pada akhirnya berkembang menjadi seperti ayah dan anak, meskipun tidak memiliki hubungan darah. Akting yang Kuat dari Tomer Sisley Salah satu kekuatan utama Comme mon fils adalah penampilan Tomer Sisl...

Review Film Young Heart (2024) : Film Eksplorasi Seksual Remaja Khas Eropa

Gambar
  Image : Young Heart/IMDb Young Heart (2024) adalah film Belgia terbaru yang disutradarai oleh Anthony Schatteman . Film ini mengangkat tema eksplorasi identitas seksual remaja sesama jenis. Sebuah tema yang tidak umum di Indonesia tapi cukup sering diangkat dalam sinema Eropa. Sebelumnya, saya sudah menonton film Close (2022) yang memiliki tema serupa. Maka, tak heran jika saya sempat berekspektasi bahwa Young Heart akan memiliki bobot emosional yang mendalam seperti Close . Namun ternyata, film ini memilih jalur yang berbeda. Premis dan Awal yang Menjanjikan Kisahnya berfokus pada Elias (diperankan oleh Lou Goossens ) dan Alexander (diperankan oleh Marius De Saeger ). Keduanya masih sangat muda, dan ini merupakan film panjang pertama mereka. Chemistry mereka langsung terbangun dengan baik sejak pertemuan pertama. Babak pertama film ini terasa menjanjikan, dengan pengembangan karakter yang rapi dan aksi-aksi yang cukup masuk akal. Lou sebagai Elias berhasil menampilkan sos...

Review Weird Science (1985) : Fantasi Remaja yang Absurd, Nostalgia 80-an yang Menarik untuk Dikulik

Gambar
  Image : Weird Science/IMDb Baru-baru ini saya menonton sebuah film klasik tahun 1985 yang disutradarai oleh John Hughes, berjudul Weird Science . Film ini merupakan bagian dari “High School Flashback Edition Trilogy” bersama The Breakfast Club dan Sixteen Candles , dua film coming-of-age ikonik lainnya dari Hughes. Meskipun Weird Science tidak sepopuler dua judul tersebut, film ini tetap punya keunikannya tersendiri, terutama dari segi premis, gaya penceritaan, dan efek visual yang aneh tapi menarik. Di tulisan ini, saya akan membahas beberapa hal yang saya sukai (dan tidak saya sukai) dari film ini. Apa yang Membuat Film Ini Menarik? 1. Premis yang Liar Tapi Menarik Premis film ini bisa dibilang liar dan absurd. Bercerita tentang  dua remaja laki-laki, Gary dan Wyatt, menciptakan seorang wanita sempurna menggunakan komputer karena mereka kesulitan mendapatkan perhatian dari perempuan. Wanita tersebut mereka beri nama Lisa , diperankan oleh Kelly LeBrock. Secara logika,...

Review Film Bring Her Back (2025) : Ritual, Kengerian Atmosferik, dan Akting Remaja yang Menawan

Gambar
Image : A24 Saya menonton film Bring Her Back (2025) karena ketertarikan saya pada Billy Barratt, yang sebelumnya berhasil mencuri perhatian saya lewat aktingnya dalam Responsible Child (2019). Dan di film ini pun, ia kembali tampil meyakinkan. Bahkan, saya bisa bilang bahwa Bring Her Back adalah salah satu film horor psikologis yang cukup menarik tahun ini, meskipun tidak sempurna.